animasi  bergerak gif
My Widget
Chelsea FC TUGAS SEKOLAH: Februari 2013

Jumat, 01 Februari 2013

SECRETARIS PROFESIONAL


Sekretaris Profesional
Sekretaris perlu mengembangkan diri melalui peningkatan kompetensinya sehingga benar-benar mampu dan berkualitas tinggi dalam membantu pimpinannya. Sebaiknya sekretaris melengkapi diri dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan di luar tugas-tugas kesekretarisan yaitu :
a.       Keterampilan berkomunikasi
b.      Kemampuan mencari, menginterprestasikan dan memanfaatkan informasi
c.       Mampu berpikir, mengidentifikasi masalah dan mencari solusinya
d.      Mampu bekerja sama dalam kelompok
e.       Memiliki Human Relation skills
f.       Mempunyai komitmen pada tugas
g.      Senantiasa bersemangat mengembangkan diri

Pada saat ini peran sekretaris profesional memang menjadi pertanyaan? dan tanggung jawab sekretaris profesional juga mendapat sorotan yaitu ketika posisi sekretaris akan segera tamat riwayatnya, tergilas oleh perkembangan office automation dan teknologi informasi. Berbagai perangkat teknologi informasi, telah menjadi alat bantu yang efektif bagi para manajer untuk menjadi sekretaris profesional bagi dirinya sendiri. pendapat ini berasumsi bahwa tugas sekretaris berkisar kepada tugas-tugas administratif, klerikal, dan resepsionis. Padahal, tugas-tugas sekretaris telah mengalami evolusi sesuai dengan tuntutan keadaan, posisi sekretaris justru mengalami job enlargement dan job enrichment. Seorang sekretaris profesional dapat dijadikan “Pusat Informasi” di dalam kantor, paling tidak sekretaris harus sangat mengetahui bagian yang ditanganinya sendiri.    Dengan bertindak sebagai pusat informasi, sekretaris mampu menjalankan peran Strategis, Peran teknis dan peran pendukung. Peran strategis yaitu peran yang diharapkan dapat memberikan pengaruh positif pada status dan performansi organisasi secara jangka panjang, yang tercapai melalui kelancaran arus informasi baik ke dalam maupun ke luar. Sedangkan peran teknis, yaitu peran yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja pimpinan. Aktivitas seketaris sekretaris profesional yang menyalurkan informasi kepada pimpinan secara jelas dan akurat akan sangat membantu dan memfasilitasi pimpinan untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Dengan demikian semakin berat beban kerja pimpinan, maka tugas sekretaris pun akan semakin internsif. Peran pendukung yaitu peran yang diharapkan dapat memberikan positif kepada anggota organisasi lainnya, yang dapat dicapai dengan pendistribusian informasi (incoming dan outgoing). Secara keseluruhan kedudukannya sebagai pusat informasi, memungkinkan sekretaris profesional berperan lebih jauh lagi untuk mengatur kalender dan jadwal pekerjaan, mengelola dokumen dan sistem penyimpanannya, sebagai event organizer untuk pertemuan internal dan eksternal, mengelola kondisi dan kerapian kantor, membentuk atmosfir kantor serta bertindak sebagai travel arranger pimpinan.
Peran sekretaris profesional bisa menjadi kunci fungsi yang efisien dari perusahaan, khususnya dalam organisasi dengan staf bergaji kecil atau anggota staf yang tidak tetap. Berikut adalah beberapa kualitas, keterampilan, dan pengetahuan yang harus ditunjukkan oleh sekretaris profesional dalam menjalankan tugasnya
1. Knowledge (Pengetahuan)
Syarat pengetahuan ini dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu:
a. General Knowledge (pengetahuan umum).
Seorang sekretaris harus memiliki  pengetahuan yang luas  yang dapat mengangkat nama dari perusahaan. Juga Memiliki kemampuan memadai terhadap segala sesuatu perubahan dan perkembangan yang terjadi, terutama yang berkaitan dengan aktivitas organisasi Misalnya:
1.         Menguasai dan memahami Bahasa Indonesia dengan baik dan benar serta menguasai beberapa bahasa asing secara lisan maupun tertulis, serta memiliki pengetahuan ekstra.
2.         Pengetahuan tentang misi, fungsi, tugas-tugas, serta struktur organisasi, serta susunan personil.
3.         Pengetahuan tentang korespondensi dan tata kearsipan. Memiliki pengatahuan tentang tata naskah , kearsipan dan peralatan perkantoran
b. Special knowledge ( pengetahuan khusus.).
Mempunyai ilmu pengetahuan yang relevan dengan bidang tugasnya pengetahuan khusus ini, maksudnya adalah sekretaris mengetahui atau mengerti hal-hal mengenai dimana sekretaris itu bekerja. Apabila sekretaris itu bekerja pada perusahaan yang bergerak pada bidang usaha perkapalan, maka ia harus mampu menguasai ilmu perkapalan, begitu pula bila perusahaan itu bidang usahanya penyewaan apartemen, maka sekretaris itu harus menguasai ilmu keapartemenan, dan sebagainya.

2. Skill and technic (Keterampilan)
Setiap sekretaris diharuskan memiliki keterampilan untuk menunjang pekerjaannya, keterampilan itu meliputi:
a.       Mampu menyusun laporan
b.      Mampu mengetik surat dan berkorespondensi
c.       Mampu menggunakan bahasa indonesia dan bahasa asing
d.      Manpu menggunakan teknologi perkantoran
e.       Teknik tata penyimpanan arsip
f.       Teknik berkomunikasi dengan telepon
g.      Menulis cepat dengan steno
h.      Senantiasa meng-upgrade keterampilan yang dimilikinya dengan perkembangan duniausaha/bisnis

3. Personality.Kepribadian
Tidak banyak orang mempunyai bakat untuk menjadi sekretaris yang baik, namun demikian bakat saja tidak cukup bilamana kita tidak tahu kepribadian yang bagaimana harus kita punyai untuk menjadi seorang sekretaris yang baik itu.
a.       Memiliki kepribadian, penampilan diri yang menarik dan baik
b.      Loyalitas disiplin dan dedikasi yang tinggi Dapat dipercaya serta memegang teguh rahasia
c.       Ketekunan, ketelitian, kerapian, kejelian, kejujuran, memiliki ingatan yang baik
keterbukaan, kesabaran, keramahtamahan serta tanggung jawabKualitas, keterampilan & pengetahuan
d.      Simpatik. Harus bersikap mawas diri dan pandai bergaul pandai berbicara, sopan
e.       Mempunyai perhatian atas pekerjaannya tidak cepat menyerah
f.       Dapat bijaksana terhadap orang lain bisa menjaga image perusahannya

4.    Practice
 kemampuan melaksanakan tugas sehari-hari seperti menerima telepon, menerima tamu, menyiapkan rapat, membuat agenda pimpinan dll.

Seorang sekretaris harus memiliki komitmen dan sikap yang dilandasi rasa tanggung jawab pada tugas maka mereka akan menyelesaikan tugas atau pekerjaannya karena merasa terikat pada penyelesaian tugas tersebut, bukan karena terikat pada norma-norma formal, sehingga apabila tidak menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya, mereka akan merasa bersalah dan bukannya takut pada sanksi. Namun apabila seseorang sekretaris terlalu sering menghindar diri dari tanggung jawab, sikap seperti ini mencerminkan kepribadian yang tidak dewasa, labil, tidak dapat dipegang.
Untuk itu sekretaris harus melatih diri untuk menjadi sekretaris yang penuh tanggung jawab, yang mampu bekerja mandiri, bekerja tanpa pengawasan, bahkan dituntut untuk mampu mengawasi dirinya sendiri.

Sekretaris professional yang berorientasi global
Seorang sekretaris yang berorientasi global harus  Menampilkan Citra perusahaan karena Citra perusahaan adalah hal yang harus dijunjung tinggi. Dikarenakan  sekretaris adalah tangan kanan atasannya, maka sekretaris juga harus menampilkan citra perusahaan yang baik. Selain itu seorang sekretaris  harus  ramah, baik dan bertanggung jawab pada semua tugasnya. Bukan hanya baik kepada atsannya saja tapi juga harus baik kepada relasi dan kawan sekantor. Sebagai tangan kanan dan selalu mendapat kepercayaan dari atasannya, Sekretaris harus pandai menjaga rahasia perusahaan maupun rahasia pribadi atasannya tersebut. Sekretaris bukan hanya harus pandai berdandan, tapi seorang sekretaris juga harus up date terhadap kemajuan teknologi misalnya teknologi informasi. Accounting dan pembukuan juga harus dikuasai oleh seorang sekretaris agar bisa melakukan pembukuan kantor. Menguasai bahasa asing adalah nilai tambah yang harus dimiliki oleh seorang sekretaris. Karena biasanya sekretaris selalu diminta atasannya untuk bertemu dengan relasi yang berasal dari luar negeri. Seorang sekretaris setiap harinya berkomunikasi dengan tamu- tamu dengan berbagai tingkatan atau golongan. Untuk itu seorang sekretaris harus mampu berkomunikasi dengan baik dan menguasai bahasa Indonesia dan beberapa bahasa asing dengan baik. Ia pun dituntut untuk memilih kata dan menyususn kalimat secara baik dan jelas, menyenangkan semua pihak yang berkomunikasi dengannya. Untuk meningkatkan kualitas seorang pemimpin harus meningkatkan kualitas berkomunikasi dengan meningkatkan bahasa yang dimiliki seperti bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya sehingga dapat berkomunikasi dengan tamu- tamu tingkat eksekutif, agar seorang sekretaris mampu membantu pimpinan dalam bernegosiasi. Adapun kriteria komunikasi yang efektif adalah sebagai berikut :
a.    Penerima mengerti atau memahami isi pesan
b.   Penerima dapat menerima atau menyetujui isi pesan
c.    Penerima mengadakan suatu tindakan (aksi), sesuai dengan yang dikehendaki oleh pengirim.
Dalam menghadapi atasannya seorang sekretaris yang profesional harus mempelajari karakter dari pimpinannya tidak salah dalam bertindak dan mengambil keputusan. Seorang sekretaris juga harus memiliki etika yang baik yaitu dalam hal berbicara, makan, duduk, dsb. Karena itu sangat berkaitan dengan citra perusahaan. Kadang sekretaris diminta untuk menemani atasan untuk melakukan presentasi menggantikan sang atasan. Karena itulah sekretaris harus bisa belajar berbicara di depan  publik atau pada saat meeting. Seorang sekretaris profesional harus memiliki karakteristik dimana ia harus menjadi orang metodis, dengan mata yang bagus untuk hal detail, pengorganisasi yang baik, dengan pikiran yang tertib, membawa ke objektivitas ke proses, Segera berurusan dengan korespondensi.
Pada zaman era globalisasi, sekretaris harus mengembangkan diri mengikuti perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk menjadi sekretaris yang profesional harus dapat mengikuti perkembangan zaman sehingga mampu dapat mengatasi perubahan dan dapat bekerja semaksimal mungkin untuk menghadapi dunia kerja seorang sekretaris dengan daya saing yang semakin maju.
 Adapun pengetahuan dan wawasan yang harus diketahui oleh seorang sekretaris adalah sebagai berikut :
a.       Pengetahuan akan bidang usaha tempat kita bekerja
b.      Pengetahuan akan produk dari perusahaan
c.       Pengetahuan akan Rekanan bisnis pimpinan
d.      Pengetahuan akan pesaing dari perusahaan
 Ada banyak cara yang dapat diakukan untuk menambah wawasan dan pengetahuan diantaranya adalah :
a.       Banyak membaca dan mengikuti perkembangan dari berita-berita surat kabar dan media elektronik
b.      Banyak mengikuti forum, workshop, seminar, pelatihan, kursus, diskusi,
c.       Dan juga belajar menuangkan isi pemikiran kita dalam bentuk tulisan
 Disamping kecerdasan intelektual,seorang sekretaris  juga perlu memperhatikan kecerdasan logika dalam emosi kita, diantaranya yaitu :
a.       Meningkatkan profesionalisme kerja dan lingkungan kerja yang nyaman
b.      Mampu menggunakan emosi secara efektif untuk mencapai tujuan (pengendalian emosi)
c.       Memahami emosi orang lain
 Sekretaris bertugas mencarikan dan menyajikan informasi kepada pimpinanya. Untuk itu ia harus pandai menggali informasi dari berbagai sumber, lalu menginterpretasikan sehingga dapat memilih informasi yang di nilai bermanfaat untuk disajikan kepada pemimpin. Sekretaris profesional harus mampu berpikir untuk mengidentifikasi sebab dan akibat setiap kali menghadapi masalah dan dapat mencari solusinya dengan tepat. Sehingga pimpinan tidak perlu terus menerus menuntun dan membimbing sekretaris, namun cukup mendelegasikan setiap penugasan kepada sekretaris dan sekretaris yang bersangkutan mampu menyelesaikan tugasnya secara baik . Pimpinan cukup memberi instruksi kepada sekretaris secara garis besar dan memberi delegasi secukupnya, selanjutnya menjadi tanggung jawab sekretaris untuk menindak lanjuti, termasuk memecahkan masalah yang dihadapi dalam setiap menyelesaikan tugasnya.
Seorang sekretaris harus mempunyai kemampuan dalam mengembangkan skill Human Relations Penjabarannya adalah sebagai berikut :
1.      Team Work : mampu bekerja sama dalam team Tidak boleh menganggap diri lebih hebat, meremehkan orang lain, menutup mata pada keberhasilan dan kelebihan orang lain.
2.      Positif Thinking, Komponen yang positif pada first impression :
1.      Sebut nama lawan bicara Anda
2.      Sambut tamu di pintu ruang Anda
3.      Tersenyum ketika berjumpa dengan tamu
4.      Salam dan mengulurkan tangan
5.      Jangan bicara terlalu pelan / keras
6.      Tunjukkan keramahan kepada setiap orang
3.      Good  reminder, Dalam hal ini lebih tertuju kepada Schedule pimpinan, hari ulang tahun pimpinan, karyawan, dan juga rekan bisnis.
4.      Discrete, Tidak mudah membicarakan masalah seseorang / perihal yang diketahui kepada orang lain yang tidak berkepentingan
5.      Tactful, Bijaksana dan berhati-hati dalam memilih kata atau berkomentar saat berhubungan dengan pimpinan ataupun orang lain.


Cara Menjadi Sekretaris Profesional

1. Menampilkan Citra Perusahaan.
Citra perusahaan adalah hal yang harus dijunjung tinggi. Karena sekretaris adalah tangan kanan sang bos, maka sekretaris juga harus menampilkan citra perusahaan yang baik.
2. Baik dan Bertanggung Jawab
Sekretaris juga harus ramah, baik dan bertanggung jawab pada semua tugasnya. Bukan hanya baik kepada Bos tapi juga harus baik kepada relasi dan kawan sekantor.
3. Pandai Menjaga Rahasia
Sebagai tangan kanan Bos dan selalu mendapat kepercayaan dari Bos, Sekretaris harus pandai menjaga rahasia perusahaan maupun rahasia pribadi sang Bos.
4. Tahu Teknoiogi
“-sekretaris bukan hanya harus pandai berdandan, tapi seorang sekretaris juga harus up date terhadap kemajuan teknologi misalnya teknologi informasi.
5. Tahu Accounting dan Pembukuan
Accounting dan pembukuan juga harus dikuasai oleh seorang sekretaris agar bisa melakukan pembukuan kantor.
6. Harus Bisa Bahasa Asing menguasai bahasa asing adalah nilai tambah yang harus dimiliki oleh seorang sekretaris. Karena biasanya sekretaris selalu diminta Bos untuk bertemu dengan relasi yang berasal dari luar negeri.
7. Mempelajari Karakter Bos
Kenalilah karakter atasan agar Anda tidak salah dalam bertindak dan mengambil keputusan.
8. Mempunyai Etika yang Baik. Seorang sekretaris juga harus memiliki etika yang baik yaitu dalam hal berbicara, makan, duduk, dsb. Karena itu sangat berkaitan dengan citra perusahaan.
9. Pandai Berbicara di Depan Publik
Kadang sekretaris diminta untuk menemani atasan untuk melakukan presentasi menggantikan sang atasan. Karena itulah sekretaris harus bisa belajar berbicara dengan publik atau pada saat meeting 

Penampilan Sekretaris
Penampilan utama seorang Sekretaris dapat diukur dari kepribadiannya. Oleh karena itu seorang sekretaris hendaknya berperilaku sesuai dengan norma dan etis seorang sekretaris. Selain itu penampilan
sekretaris untuk dapat melaksankan tugas dengan sebaik-baiknya, dan dapat menampilkan diri secara
terampil maka perlu memperhatiakn hal-hal berikut ini :
1. Kondisi Fisik.
Masalah kesehatan besar pengaruhnya terhadap produktivitas kerja, baik kualitas maupun kuantitas. Segi-segi yang perlu diperhatikan dalam hubungannya dengan menjaga kesehatan, antara
lain :
  • Makan makanan yang cukup gizinya
  • Olah raga yang cukup
  • Istirahat yang cukup
  • Untuk kantor-kantor atau perusahaan yang cukup besar dan maju pada saat-saat tertetntu dilakukan pemeriksaan terhadap pegawainya.
2. Perawatan Badan.
Seorang sekretaris perlu memperhatikan perawatan badannya yang meliputi :
a. Perawatan rambut
Rambut harus dijaga kebersihan dan kerapiannya. Minimal 1 bulan sekali rambut dipotong, seminggu 2 kali rambut di cuci dan 1 bulan sekali di creambath. Rambut yang sehat akan tampak bersih berkilat, tumbuh subur tanpa ketombe dan kutu.
b. Perawatan Wajah/Muka
Untuk perawatan wajah disarankan agar menggunakan bahan kosmetik yang cocok dengan kondisi jasmani kita. Disamping itu agar kulit wajah/muka selalu kelihatan segar dan cerah usahakan sebelum tidur atau ketika hendak menggunakan make up biasakan dibersihkan dengan menggunakan milk cleanser, kemudian diberi penyegar (tonic) kalau perlu setiap malam olesi
wajah dengan night cream untuk mencegah keriput. Perawatan ekstra lainnya dengan cara melakukan peeling dan masker atau luluran.
c. Perawatan tangan dan kaki
Kebersihan tangan, kaki dan kuku hendaknya mendapat perhatian. Ber sihkan secara berkala lebih kurang 1 minggu sekali, kalau perlu kita melakukan manicure dan predicure ke salon.
Untuk perawatan tangan dan kaki gunakan selalu hand and body lotion, cream atau minyak tertentu. Bagi yang senang memakai cat kuku, pilih warna yang sopan, tenang dan menarik.
Seorang sekretaris harus dapat menjaga keindahan dalam kesederhana an, tetap dipandang indah dan menarik serta menawan, seperti kata peribahasa “simple is beautiful” artinya sederhana tetapi cantik menawan.
3. Pakaian (Busana).
Cara berbusana yang baik merupakan ciri khusus, menunjukkan kepribadian dan kewibawaan bagi sekretaris. Berbusana yang baik berarti penampilan diri (personal appearance) secara keseluruhan mulai dari dandanan rambut, wajah, badan, kaki dan segala kelengkapannya. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan seorang sekretaris pada waktu berbusana, misalnya:
a. Waktu
Umumnya jam kerja seorang sekretaris berkisar antara pukul 08.00 sampai pukul 16.00. Oleh karena itu, pengaturan dan pemilihan busana hendaknya sesuai untuk dipakai pagi, siang sampai sore hari. Misalnya rok dan blus ditambah jas atau blazer.
b. Keadaan Jasmani
Seorang sekretaris perlu mawas diri di dalam memilih, menentukan, dan menggunakan pakaian dengan memperhatikan keadaan ciri-ciri jasmaninya, seperti tinggi, pendek, gemuk, kurus, kulit sawo matang, kuning langsat, dan sebagainya. Selain itu juga memperhatikan usia.
c. Iklim
Dikarenakan negara kita mempunyai iklim panas dengan musim hujan dan kemarau, maka seorang sekretaris harus dapat menyesuaikan diri dalam berbusana dengan keadaan iklim dan cuaca.
d. Bahan, warna, motif pakaian
Bahan yang umum dipakai diantaranya sutra, katun, wool, rayon dan nylon. Pengaruh warna dapat dikategorikan seperti :
1) Warna tenang (kuning muda, nila, abu-abu, hijau muda, biru muda dsb.)
2) Warna cerah (biru laut, hijau jamrut, merah bata, kuning emas, jingga)

MAKALAH MELAKUKAN KONEKSI KE INTERNET



MAKALAH
MELAKUKAN KONEKSI KE INTERNET DAN BEKERJA DENGAN INTERNNET DAN MENGELOLA INFORMASI
Makalah ini dibuat untuk memenuhi nilai tugas KKPI yang diberikan oleh Ibu Daratul Lailah, S.Pd


LOGO SMK 17.jpg


Disusun Oleh:
Khoirun Nadlifah
Program Keahliah: Administrasi Perkantoran
SMK Negeri 17 Jakarta
(Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen)
2012
KATA PENGANTAR

            Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “
MELAKUKAN KONEKSI KE INTERNET DAN BEKERJA DENGAN INTERNNET DAN MENGELOLA INFORMASI

            Makalah ini berisikan tentang informasi
melakukan koneksi ke internet dan bekerja dengan internnet dan mengelola informasi atau yang lebih khususnya membahas Membahas pengertian melakukan koneksi ke internet dan bekerja dengan internnet dan mengelola informasi

            Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang internet pada umumnya. Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi penyelesaian makalahini.

            Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.

Jakarta, 20 September 2012
                               
                                Penulis
DAFTAR ISI

Kata Pengantar        ……………………………………………………    1
Daftar Isi        …………………………………………………………...
BAB I
Pendahuluan
            Latar Belakang         ……………………………………………
            Tujuan           ……………………………………………………
            Metode Penulisan   ……………………………………………
BAB II
            Tentang Internet      ……………………………………………
            Mengelola Informasi           ……………………………………
BAB III
            PENUTUP     ……………………………………………………













BAB I
PENDAHULUAN

1.1              Latar Belakang
Internet pada era 20 ini tumbuh dewasa dengan begitu cepatnya, sehingga aksesinternet kini dapat dengan mudah didapat. Akan tetapi tidak sedikit orang yang butaterhadap Internet. Buta disini bukan berate tidak bisa melihat internet. Akan tetapi belum paham betul terhadap apa yang dinamakan Internet.Maka dari itu untuk pengetahun lebih jauh tentang Internet kami menyusun makalahini. Agar dapat kami ketahui secara umumnya.

1.2         Rumusan Masalah
1.    Bagaimana sejarah internet?
2.    Apa yang dimaksud dengan internet
3.    Bagaimana mengelola informasi?

1.3         Tujuan
1.    Mengetahui sejarah dan pengertian internet
2.    Dapat mengelola informasi

1.4         Bahan Pustaka
Metode yang saya gunakan dalam pembuatan makalah ini dengan mendownload menggunakan internet  “melakukan koneksi ke internet dan bekerja dengan internet” dan mencari berbagai informasi yang bersangkutan dengan inti dari makalah ini.
BAB II
MELAKUKAN KONEKSI KE INTERNET DAN BEKERJA DENGAN INTERNNET DAN MENGELOLA INFORMASI
·         TENTANG INTERNET
Sejarah Internet
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.



Pengertian Internet
Internet (interconnected computer networks) bisa didefinisikan network komputer tiada batas yang menjadi penghubung pengguna komputer dengan pengguna komputer lainnya serta dapat berhubungan dengan komputer di sebuah wilayah ke wilayah di penjuru dunia, dimana di dalam jaringan tersebut mempunyai berbagai macam informasi serta fasilitas layanan internet browsing atau surfing. Istilah ini lebih dikenal dengan “online” di internet. Pekerjaan ini bisa di ibaratkan seperti kita berjalan-jalan di tempat hiburan sembari melihat-lihat ke toko-toko namun tidak membeli jualan tersebut.


Koneksi Internet
Untuk dapat melakukan koneksi ke internet, secara umum langkah-langkah yang perlu disiapkan adalah :
v Siapkan seperangkat PC
v Modem (Modulator Demodulator)
v Koneksi ke internet melalui penyedia layanan akses internet atau ISP (Internet Service Provider).

Pengertian Modem
Sebelum melakukan instalasi modem sebaiknya kita perlu tahu dulu apa yang disebut dengan Modem. Modem singkatan dari Modulator Demodulator yang berfungsi untuk mengkonversikan data digital ke data analog dari komputer pengguna ke komputer server melalui jalur telpon, dan sebaliknya.
Modem Dial Up Jenisnya dapat dibagi 2, yaitu:
v Modem Eksternal
Biasanya dilengkapi dengan panel atau LED atau LCD yang menampilkan info tentang apa yang sedang dilakukan oleh modem kalian yang mana berguna untuk membantu kita permasalahan yang terjadi. Tidak menggunakan slot di dalam komputer kalian. Dapat di-nyalakan atau di-matikan secara terpisah dari komputer. Lebih mudah dipindah tempatkan (contohnya, kalian dapat menggunakan modem eksternal yang sama untuk komputer desktop ataupun laptop kalian). Di daerah yang rawan dengan masalah petir lebih aman bila menggunakan modem eksternal
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkx3iZHSsi0_iqHVyglNmhyzuMDSOoqesxzlWarxiLtbnqgkVKtZEcm0TbXfKAu6P4-Cv1hqVxQgnpV_rMCJeahu_FeM8Jij24B5Ppc6d4MjdT-7GUCeOBihmk_rRM_-9K0qiHKJxMAcL1/s320/gambar+modem.jpg
v Modem Internal
Lebih mudah dipasang (atau menjadi mimpi yang paling buruk), biasanya lebih murah karena tidak memiliki case dan power supply terpisah, mencegah orang lain untuk bertindak iseng terhadap modem karena terletak di dalam komputer, tidak menggunakan kabel yang semerawut, menghemat tempat, dan juga menghemat biaya untuk membeli kabel serial.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZ0FjriUEfhytNfgsWkQsxQ4-E8gLX2ho_oEBtxMmQmFHjSLt1Q1ZOtHgk34zkxKZUmz0HeXxOtBk9uZEj_LVuorxrKMA0aunKfwJmjSw0NGV8eggRzPdjKs0pTCUgA4VvEHh_shUf_5g0/s320/modem+internal.jpg




·         MENGELOLA INFORMASI  
2.4   Memilah dan Menyimpan Informasi
Setelah data-data untuk informasi tersebut didapatkan,langkah selanjutnya adalah memilah data tersebut, yaitumengambil data-data yang dianggap aktual, terpercaya, akurat dan uptodate . Sehingga data-data yang tidak diperlukan dapatdisisihkan dari data yang akan diambil.Data-data yang dianggap perlu, dikelompokkan kemudiandisimpan, ingat dalam penyimpanan harus memperhatikan aspekpengarsipan, sehingga jika diperlukan nantinya secara cepat dapatdiambil kembali.

2.5   Pengolahaan Informasi Menjadi Informasi Baru
Dari data-data yang telah disimpan, dapat dibeda menjadidua jenis :1. Data informasi yang langsung dapat ditampilkan.2. Data informasi yang harus diolah dulu, baru bisaditampil menjadi informasi baru.Mengolah data untuk menjadi sebuah informasi baru,dapat dilakukan dengan pengeditan, penambahan,pengkonversian, penggabungan dari banyak data dan sebagainya.Contohnya data yang diperoleh dari internet masih dalamformat html, kemudian akan diolah dengan menggunakan Ms.Word, maka data-data dalam format html tersebut kita ubahmenjadi format doc dengan melakukan copy paste ke dalamsebuah dokumen Ms. Word, setelah itu dapat dilakukanpengeditan, penambahan, penggabungan dan lain-lainnya.

Gambar 2.  Mengcopy dan paste dari format html ke doc
Data yang telah diolah tersebut, akan menjadi sebuahinformasi baru, dan dapat di presentasikan dalam bentuk apapun.Sebagai contoh dalam format PDF, atau dengan menggunakanMs. Powerpoint bahkan secara lisan, karena sebuah informasi aktif, jauh lebih berharga dari informasi pasif.



2.6 Sistem Informasi
Sistem Informasi merupakan sistem pembangkit informasi.Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya, sisteminformasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas,tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yangmembutuhkannya.Sistem Informasi Berbasis Komputer mengandung artibahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuahsistem informasi. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasimemang tidak harus menggunakan komputer.
http://htmlimg4.scribdassets.com/jlnwvskg02hdu5/images/15-f93bf53ab0.jpg
 
  
Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasiyang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpaadanya komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalamkenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” 
atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.Informasi yang cepat, akurat dan dapat dipercaya tersebutsangat diperlukan misalnya dalam rangka pengambilan keputusan-keputusan stategis. Terbentuknya system informasi yang akurat untuk membantusetiap pengambilan keputusan. Di tengah lajunya kemajuanindustri yang berbasis teknologi telekomunikasi dan informatika,informasi yang cepat dan akurat semakin menjadi kebutuhan pokokpara decission maker. Informasi merupakan kebutuhan dasar yangdiperlukan oleh setiap manajemen untuk melakukan pengambilankeputusan. Sedangkan suatu sistem informasi bertujuan untukmemasok segala kebutuhan informasi bagi mereka yangmembutuhkannya. Sistem informasi yang tepat akan membantukebijakan level manajerial dalam hal program-program danrencana-rencana operasional serta sasaran yang akan dicapaimisalnya oleh organisasi atau perusahaan.














BAB III
PENUTUP

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969. Internet (interconnected computer networks) juga bisa didefinisikan network komputer tiada batas yang menjadi penghubung pengguna komputer dengan pengguna komputer lainnya serta dapat berhubungan dengan komputer di sebuah wilayah ke wilayah di penjuru dunia.
Makalah ini diharapkan menjadi bahan masukan bagi pengembang untuk mengembangkan pengetahuan kami khusunya tentang internet. Kekurangan-kekurangan yang ada harap dimaklumi adanya, karena ini sebagai pembelajaran baru bagi kami.